Berita

Disepakati Baliho Parpol Peserta Pemilu 2009 di Lapangan Trirenggo Akan Diturunkan

Kamis Legi, 4 Desember 2008 15:24 WIB 1351

Bantul, 3 Desember 2008 Aksi Simpati dalam rangka sosialisasi Pemilu 2009 Departemen Kominfo RI, Komisi Pemilihan Umum dan Pemerintah Kabupaten Bantul dengan penyebaran stiker, poster dan pemasangan baliho partai politik peserta Pemilu tahun 2009 di lapangan Trirenggo, Bantul dilanjutkan pagelaran wayang kulit semalam suntuk tanggal 15 November 2008 lalu. Menuai surat tanggapan keberatan dari DPC Partai Kebangkitan Nasional Ulama ( PKNU ) Kabupaten Bantul, karena lambang PKNU yang dipasang tidak sesuai dengan aslinya yaitu tidak mencantumkan warna merah putih pada lingkaran di tengahnya. Surat keberatan tentang publikasi partai peserta Pemilu Tahun 1009 yang ditujukan kepada Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul dengan tembusan DPP PKNU, DPW PKNU DIY, KPU di Jakarta dan KPU Provinsi DIY tersebut telah dintindaklanjuti oleh KPU Kabupaten Bantul dengan melakukan rapat koordinasi dengan Ketua dan Sekretaris Pengurus DPC PKNU Kabupaten Bantul, Kepala Kantor Humas dan Informasi, staf Kantor Satpol PP, staf Sat Intel Polres Bantul serta staf Kantor Kesbang Linmas di KPU Bantul dipimpin Penanggungjawab Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Humas dani Informasi KPU Bantul Kabupaten Nurudin Latif, SS didampingi Penanggungjawab Hukum, Hubungan antar Lembaga dan Pengawasan KPU Kabupaten Bantul Florentia Switi Andari, SH hari Selasa (2/12 ). Hasil rapat koordinasi tersebut telah menyepakati bahwa baliho lambang Parpol peserta Pemilu tahun 2009 yang dipasang di lapangan Trirenggo, Bantul akan segera diturunkan sementara oleh KPU Kabupaten Bantul bersama dinas instansi terkait setelah memberitahukan kepada Departemen Kominfo sebelum ada perbaikan pada lambang PKNU dimaksud, menghentikan distribusi poster dan stiker serta melepas atau menarik poster dan stiker yang telah dipasang atau telah diedarkan. “ Meski demikian kami mengapresiasi fasilitasi dari Depkominfo RI dalam sosialisasi Pemilu tahun 2009 tersebut, dengan harapan sosialisasi Pemilu tahun 2009 ke depan dapat lebih optimal lagi “ jelas Latif.