Berita

Tiga Desa Sepakat Jalankan Program Desa Pelopor Demokrasi

Rabu Pon, 20 September 2017 15:49 WIB 1255

foto
Suasana Workshop Desa Pelopor Demokrasi di KPU Kabupaten Bantul.

Bantul.KPU - Desa Dlingo, Kecamatan Dlingo,  Guwosari, Kecamatan Pajangan dan Sumbermulyo, Kecamatan Bambanglipuro bersepakat menjalankan Program Desa Pelopor Demokrasi bersama-sama dengan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul. Kesepakatan ini tercetus dalam Workshop Desa Pelopor Demokrasi yang diselenggarakan oleh KPU Bantul pada Rabu (20/9).

            Program Desa Pelopor Demokrasi merupakan bagian dari upaya Pendidikan Pemilih yang dilakukan KPU Bantul untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas partisipasi pemilih, baik dalam Pemilu maupun Pemilihan. “Pemilu serentak Tahun 2019 telah dekat. Tahapan Pemilu sudah dimulai sejak 17 Agustus 2017 yang lalu. Upaya Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih untuk memastikan tingginya kuantitas dan kualitas partisipasi pemilih harus segera dilakukan. Program Desa Pelopor Demokrasi, merupakan bagian dari hal itu,” demikian Ketua KPU Bantul, M. Johan Komara, S.IP.

            Program ini akan diselenggarakan di tiga desa rintisan awal, yakni Desa Dlingo, Desa Guwosari, dan Desa Sumbermulyo.  Pendidikan Pemilih dalam Program Desa Pelopor Demokrasi ini dikerangkai dalam bentuk Kelas Demokrasi dan Kepemiluan Desa. “Masyarakat di tiga Desa rintisan awal ini akan ditemani untuk belajar tentang Demokrasi dan Kepemiluan selama 8 kali pertemuan,” demikian  Komisioner KPU Bantul Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Titik Istiyawatun Khasanah, S.IP.

             Labih lanjut  Titik menambahkan bahwa dalam menyelenggarakan Kelas Demokrasi dan Kepemiluan Desa ini, KPU Bantul bekerja sama dengan UMY dan IRE Yogyakarta. Materi tentang Demokrasi dan Demokratisasi Desa secara umum akan disampaikan oleh UMY dan IRE sebagai upaya membangun perspektif awal, dilanjutkan dengan materi Kepemiluan oleh KPU Bantul. Tidak hanya berhenti pada penyerapan materi, Pada pertemuan terakhir, peserta Kelas Demokrasi Desa juga akan dipandu untuk dapat merumuskan Desain Penyelenggaraan Pemilu Berintegritas dan Desain Pengembangan Demokrasi di Desa masing-masing.

            Hadir dalam Workshop Desa Pelopor Demokrasi, Direktur IRE Yogyakarta, Sunaji Zamroni, Isnaeni dari MIP UMY, Kesbangpol, Bagian Tata Pemerintahan, Pemerintah Kecamatan Pajangan, Bambanglipuro, dan Dlingo, serta Lurah Desa, BPD, dan Tokoh Masyarakat Desa Dlingo, Guwosari, dan Sumbermulyo. Dalam workshop ini pula ketiga desa rintisan awal yang hadir sepakat untuk tidak hanya berperan merekruit peserta Kelas Demokrasi dan Kepemiluan Desa saja, tetapi juga berperan dalam penyelenggaraannya, baik secara teknis maupun penganggarannya. Penanggung jawab Kelas Demokrasi dan Kepemiluan Desa mulai dari Kepala Sekolah hingga SDM yang menyiapkan perlengkapan pembelajaran adalah Desa masing-masing. (Tik)