Berita

Pertama di Bantul, SMK Muhammadiyah 1 Bantul Laksanakan Pemilos E-Voting

Sabtu Kliwon, 7 Oktober 2017 12:51 WIB 1005

foto
Suasana Pemilos E-Voting di SMK Muhammadiyah 1 Bantul.

Bantul.KPU-Untuk pertama kalinya Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) dilaksanakan dengan sistem E-voting di Bantul oleh SMK Muhammadiyah 1 Bantul hari Jumat (6/10).  Pelaksanaan pemilos ini agak mundur dari jadwal Pemilos SMA/SMK/MA yang dilakukan serentak tanggal tgl 7 September lalu. Hal ini dikarenakan proses pembuatan aplikasi membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan.

Metode pemilos E-voting ini merupakan ide dari para pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) khususnya yang mengambil jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Program yang memanfaatkan teknologi ini sejalan dengan program SMK Muhammadiyah 1 Bantul yang sudah menjalankan paperless/berbasis IT serta untuk mempraktekan pengetahuan yang sudah didapat siswa.

Pembuatan aplikasi e-voting dilakukan oleh 5 orang siswa klas 12 RPL yang sebelumnya ada proses seleksi terlebih dahulu. Aplikasi yang diberi nama Pemilihan Ketua IPM ini dibuat menggunakan program framework dan net bin.

Banyak kelebihan dibanding pelaksanaan manual dan hamper tidak ada kendala. “Dengan e-voting pelaksanaan lebih efektif, efisien  dan ekonomis”  tegas  Taswanto, S.Kom guru pembimbing SMK Muhammadiyah 1 Bantul. Diperlukan waktu kurang dari 1 (satu) menit untuk memilih. Dari mulai login dengan user Nomor Induk Siswa dan password yang sudah diberikan sebelumnya sampai selesai . Pemilih yang berjumlah 756 terdiri dari kelas 10 dan 11 juga lebih antusias. Hasilnya bisa langsung terekap di server dan bisa langsung ditampilkan di monitor yang terletak di halaman sekolah.

Pada kesempatan yang sama Komisioner KPU Bantul Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Titik Istiyawatun Khasanah, S.IP menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Pemilos E-Voting di SMK Muhammadiyah 1 Bantul. Lebih lanjut disampaikan bahwa Pemilos E-Voting ini merupakan pertama kalinya dilakukan di Kabupaten Bantul dan harapannya dapat menginspirasi sekolah-sekolah lainnya di tahun- tahun mendatang.

Meskipun proses pemungutan suara dilakukan dengan E-voting, namun proses pemilihannya tetap menjunjung tinggi azas luber dan jurdil. Mekanismenya pemungutan suara di TPS pun tetap didahului dengan sumpah janji KPPS serta mengisi form-form yang ada.

Saat ditemui terpisah, Ketua KPU Bantul M. Johan Komara, S.IP menambahkan bahwa seperti halnya pelaksanaan Pemilos yang lain, harapannya pemilos di SMK Muhammadiyah 1 Bantul ini dapat dijadikan sarana pembelajaran demokrasi, bagaimana menjadi pemilih, kandidat atau penyelenggara yang baik. (Ita)